Back to Blog
Businessid

Cara Bikin Invoice dan Menagih Pelanggan Lewat WhatsApp (Plus Contoh Pesan)

Pekerjaan sudah selesai tapi uang belum masuk? Ini isi invoice yang wajib ada, cara mengatur DP dan pelunasan, dan tiga contoh pesan tagih WhatsApp yang sopan. Plus cara membuatnya lebih cepat dengan KetikNota.

22 Oktober 2026
7 min read
by NehanDev

Servis AC sudah beres, foto acara sudah dikirim, pesanan katering sudah diantar. Tinggal satu hal: uangnya belum masuk. Banyak pemilik usaha jasa dan freelancer mengenal situasi ini. Menagih terasa canggung, nominalnya sudah terlupa, dan catatan tersebar di chat, buku, dan ingatan.

Kabar baiknya, sebagian besar masalah penagihan bisa dicegah dengan dua kebiasaan: invoice yang jelas sejak awal dan pengingat yang sopan dan tepat waktu. Artikel ini membahas keduanya, lengkap dengan contoh pesan yang bisa langsung disalin.

Isi Invoice yang Sebaiknya Ada

Invoice yang rapi mengurangi pertanyaan balik dari pelanggan. Pastikan memuat:

  • Nomor invoice yang berurutan, misalnya INV/2026/001, supaya mudah dicari dan tidak dobel.
  • Tanggal terbit dan tanggal jatuh tempo. Jatuh tempo yang tertulis jelas membuat pelanggan tahu batas waktunya.
  • Identitas usaha dan identitas pelanggan: nama, kontak, dan alamat bila perlu.
  • Rincian barang atau jasa: nama, jumlah, harga satuan, dan subtotal. Hindari satu baris "jasa servis" tanpa penjelasan.
  • Diskon dan pajak bila ada, ditulis sebagai baris sendiri. Kalau usaha Anda terkait PPN, pastikan perlakuannya sesuai ketentuan yang berlaku dan konsultasikan dengan pihak yang berwenang.
  • Total yang harus dibayar dan, kalau ada DP, sisa tagihan.
  • Cara bayar: nomor rekening atas nama siapa, atau gambar QRIS.

Hal terakhir sering terlewat. Tanpa informasi rekening di dalam invoice, pelanggan harus bertanya lagi, dan pembayaran tertunda satu putaran chat.

Atur DP dan Pelunasan Sejak Awal

Untuk pekerjaan yang butuh modal atau waktu, seperti dekorasi, katering besar, atau proyek kecil, jangan menunggu selesai baru menagih penuh.

  1. Kirim penawaran harga dulu. Pelanggan menyetujui angka dan lingkup kerja sebelum pekerjaan dimulai.
  2. Minta DP saat deal. Besarnya bisa 30 sampai 50 persen, tergantung jenis usaha.
  3. Ubah penawaran jadi invoice saat pekerjaan berjalan atau selesai, dengan DP yang sudah dicatat sebagai pembayaran sebagian.
  4. Catat pelunasan dan kirim bukti lunas supaya kedua pihak punya catatan yang sama.

Urutan ini membuat nominal dan lingkup kerja sudah disepakati tertulis. Kalau muncul selisih paham, ada dokumen yang bisa dirujuk.

Cara Menagih Lewat WhatsApp Tanpa Terkesan Menekan

Mayoritas pelanggan usaha kecil lebih cepat membalas WhatsApp daripada email. Tiga prinsip yang membantu:

  • Sebut hal spesifik: nomor invoice, sisa tagihan, dan tanggal jatuh tempo. Pesan yang spesifik terasa profesional, bukan menekan.
  • Sertakan cara bayar di pesan yang sama, supaya pelanggan bisa langsung transfer.
  • Pilih nada sesuai tahap. Beda antara pengingat sebelum jatuh tempo dan pengingat setelah lewat.

Tiga contoh pesan, silakan sesuaikan dengan gaya bicara Anda.

1. Pengingat sebelum jatuh tempo

Halo Pak/Bu [Nama], selamat pagi. Mengingatkan bahwa invoice INV/2026/012 sebesar Rp[nominal] jatuh tempo pada [tanggal]. Pembayaran bisa ke rekening [bank, nomor, atas nama]. Terima kasih banyak 🙏

2. Pengingat saat jatuh tempo atau baru lewat

Halo Pak/Bu [Nama], semoga sehat selalu. Invoice INV/2026/012 (sisa Rp[nominal]) sudah melewati jatuh tempo [tanggal]. Kalau sudah dibayar, mohon abaikan pesan ini dan boleh kirim buktinya. Kalau belum, pembayarannya bisa ke [rekening]. Terima kasih.

3. Pengingat lanjutan, tetap sopan

Halo Pak/Bu [Nama], saya menindaklanjuti invoice INV/2026/012 yang masih tersisa Rp[nominal]. Apakah ada kendala yang bisa saya bantu, atau perlu jadwal pembayaran yang disepakati? Saya tunggu kabarnya. Terima kasih.

Kalimat "kalau sudah dibayar, mohon abaikan" menjaga hubungan baik, karena pelanggan kadang sudah bayar tetapi belum terkonfirmasi di pihak Anda.

Catat Siapa yang Sudah dan Belum Bayar

Penagihan gagal bukan hanya karena segan menagih, tetapi karena lupa siapa yang belum bayar. Kebiasaan sederhana yang membantu:

  • Setiap invoice punya status jelas: belum dibayar, sebagian, lunas, atau terlambat.
  • Cek daftar piutang di jam yang sama setiap hari, misalnya sebelum mulai kerja.
  • Catat setiap pembayaran, termasuk cicilan kecil, supaya sisa tagihan selalu terbarui.

Buku catatan atau spreadsheet bisa dipakai. Hanya saja, semakin banyak pelanggan, semakin besar kemungkinan ada yang terlewat dan semakin lama waktu yang habis untuk menyalin pesan satu per satu.

Membuatnya Lebih Cepat dengan KetikNota

KetikNota adalah aplikasi Android untuk usaha jasa, UMKM, dan freelancer yang menyatukan langkah-langkah di atas:

  • Invoice dan penawaran dalam satu layar. Pilih klien, atur jumlah barang atau jasa, dan selesai. Klien dan daftar harga disimpan sekali, lalu tinggal dipilih. Diskon dan PPN dihitung otomatis, dan nomor dokumen berurutan seperti INV/2026/001.
  • Penawaran jadi invoice sekali tekan saat pelanggan setuju.
  • DP, termin, dan pelunasan dicatat lewat transfer, QRIS, atau tunai. Status Sebagian atau Lunas serta sisa tagihan diperbarui otomatis, dan kwitansi PDF dengan cap "LUNAS" siap dikirim.
  • Tombol "Tagih" membuka WhatsApp dengan pesan yang sudah terisi: nomor invoice, sisa tagihan, jatuh tempo, dan rekening Anda. Invoice yang lewat jatuh tempo otomatis ditandai "Terlambat".
  • Beranda yang menunjukkan uang yang belum masuk dan siapa yang perlu ditagih hari ini.
  • Rekening bank dan gambar QRIS tampil rapi di kotak cara bayar pada PDF.
  • Bisa dipakai offline. PDF tetap bisa dibuat tanpa sinyal, dan data tersinkron saat online lagi.
  • Tanpa iklan, dan bisa dicoba lewat mode Tamu tanpa daftar.

Paket Gratis mencakup hingga 20 invoice terkirim per bulan dan penawaran tanpa batas. Paket Pro direncanakan menyusul.

Perlu diketahui: KetikNota membantu membuat dan menagih invoice, tetapi tidak memproses pembayaran. Uang tetap masuk langsung ke rekening atau QRIS Anda. Aplikasi ini juga saat ini hanya tersedia untuk Android.

Coba Sekarang

Coba satu alur lengkap dengan data contoh: buat klien, kirim invoice, tagih lewat WhatsApp, catat DP, lalu kirim kwitansi lunas.

Unduh KetikNota di Google Play

Lihat juga halaman KetikNota untuk daftar fitur. Punya masukan atau kendala? Hubungi saya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah KetikNota gratis? Gratis untuk mulai: hingga 20 invoice terkirim per bulan, penawaran tanpa batas, tanpa iklan.

Apakah harus daftar dulu? Tidak. Anda bisa mencoba lewat mode Tamu, lalu menyimpan ke akun Google atau email kapan saja.

Apakah KetikNota memproses pembayaran pelanggan? Tidak. Pelanggan membayar langsung ke rekening atau QRIS Anda. KetikNota mencatat dan mengingatkan.

Apakah bisa dipakai tanpa internet? Bisa. PDF tetap dibuat saat offline, dan data tersinkron saat Anda online kembali.

Apakah tersedia untuk iPhone? Saat ini hanya untuk Android.

Usaha apa saja yang cocok? Bengkel, servis AC dan elektronik, katering, laundry, fotografer, dekorasi, kontraktor kecil, desainer, sampai freelancer.