"Soalnya panjang banget, aku bingung mulai dari mana." Keluhan ini sering muncul saat siswa SMP pertama kali berhadapan dengan soal AKM numerasi. Padahal hitungannya biasanya sederhana. Yang membuat sulit adalah membaca dan memahami stimulusnya: tabel, diagram, gambar, atau cerita yang berisi banyak informasi.
Artikel ini menjelaskan apa itu AKM numerasi, tiga komponen penyusunnya, langkah menjawab soal cerita, satu contoh soal lengkap, dan cara berlatih bertahap. Ditulis untuk siswa SMP, guru matematika, dan orang tua.
Apa Itu AKM Numerasi
AKM adalah Asesmen Kompetensi Minimum. Asesmen ini diperkenalkan sebagai bagian dari Asesmen Nasional sejak 2021, dan mengukur dua kompetensi dasar: literasi membaca dan numerasi. Numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari.
Perhatikan perbedaannya dengan ulangan harian. Ulangan harian biasanya menguji satu bab, misalnya "hitunglah nilai pangkat berikut". Soal numerasi menempatkan matematika di dalam situasi nyata, lalu siswa harus memutuskan sendiri konsep mana yang dipakai.
Soal numerasi dibangun dari tiga komponen. Rinciannya mengacu pada kerangka asesmen dari Kemendikbud dan Pusmendik, jadi untuk kepastian terbaru rujuklah dokumen resminya.
1. Konten: bidang matematika yang dipakai.
- Bilangan
- Aljabar
- Geometri dan pengukuran
- Data dan ketidakpastian (penyajian data dan peluang)
2. Level kognitif: seberapa dalam penalaran yang dibutuhkan.
- Pemahaman: memakai fakta, konsep, dan prosedur dasar
- Penerapan: memakai matematika pada situasi nyata
- Penalaran: menganalisis, menimbang, dan menarik kesimpulan
3. Konteks: dari mana situasi soalnya.
- Personal (kehidupan pribadi, misalnya kuota internet atau uang saku)
- Sosial budaya (masyarakat dan kegiatan bersama)
- Saintifik (sains dan teknologi)
Karena itu satu soal bisa menggabungkan beberapa hal sekaligus, misalnya soal tentang paket data (konteks personal) yang memakai perkalian dan perbandingan (konten bilangan) serta meminta alasan (level penalaran).
Lima Langkah Menjawab Soal Numerasi
1. Baca stimulusnya dulu, pelan-pelan. Semua informasi yang dibutuhkan ada di tabel, diagram, atau cerita. Garis bawahi angka dan satuannya.
2. Pahami yang ditanyakan. Tulis dengan kata sendiri: yang dicari berapa banyak, selisih, rata-rata, atau perlu membandingkan?
3. Pilih informasi yang relevan. Stimulus sering memuat data yang tidak dipakai. Mengabaikannya adalah bagian dari keterampilan.
4. Hitung bertahap dan tulis langkahnya. Hindari menghitung semuanya di kepala. Satu langkah satu baris mengurangi salah hitung.
5. Periksa masuk akal atau tidak. Jawaban "jumlah foto negatif" atau "tinggi badan 5 meter" menandakan ada yang keliru. Cek juga satuannya.
Contoh Soal dengan Pembahasan
Stimulus
Dina punya paket data 6 GB untuk satu bulan. Anggap 1 GB sama dengan 1.000 MB. Tabel berikut menunjukkan perkiraan pemakaian data per jam.
| Aktivitas | Pemakaian per jam |
|---|---|
| Mendengarkan musik | 60 MB |
| Menonton video | 500 MB |
| Video call | 300 MB |
Soal 1 (pemahaman). Berapa MB paket data Dina?
Pembahasan: 6 GB sama dengan 6 × 1.000 = 6.000 MB.
Soal 2 (penerapan). Dina menonton video 4 jam. Berapa MB data yang tersisa?
Pembahasan: pemakaian 4 × 500 = 2.000 MB. Sisa 6.000 − 2.000 = 4.000 MB.
Soal 3 (penalaran). Dalam sebulan Dina berencana video call 2 jam, menonton video 3 jam, dan mendengarkan musik 10 jam. Apakah paket datanya cukup? Berapa sisanya?
Pembahasan: video call 2 × 300 = 600 MB. Menonton video 3 × 500 = 1.500 MB. Musik 10 × 60 = 600 MB. Total 600 + 1.500 + 600 = 2.700 MB. Karena 2.700 MB kurang dari 6.000 MB, paketnya cukup, dengan sisa 6.000 − 2.700 = 3.300 MB.
Perhatikan polanya: soal 1 hanya konversi satuan, soal 2 memakai tabel, soal 3 meminta keputusan beserta alasannya. Satu stimulus, tiga tingkat berpikir. Itulah ciri khas soal numerasi.
Kesalahan yang Sering Terjadi
- Mengabaikan satuan. Mencampur GB dan MB, atau jam dan menit, adalah sumber salah terbesar.
- Tergesa-gesa membaca. Satu kata seperti "sisa", "selisih", atau "paling sedikit" mengubah seluruh jawaban.
- Memakai semua angka. Tidak semua informasi di stimulus dipakai.
- Tidak menjelaskan alasan pada soal yang meminta penjelasan. Jawaban benar tanpa alasan sering tidak dihitung penuh.
Rencana Latihan Mingguan
Latihan pendek yang rutin lebih efektif daripada maraton sehari menjelang ujian.
- Minggu pertama: bilangan dan data. Bacalah tabel dan diagram, lalu hitung selisih, rata-rata, dan persentase.
- Minggu kedua: aljabar dan pola. Ubah cerita menjadi persamaan atau pola sederhana.
- Minggu ketiga: geometri dan pengukuran. Pakai luas, keliling, volume, atau Pythagoras pada gambar situasi nyata.
- Minggu keempat: campuran. Kerjakan stimulus yang menggabungkan beberapa bidang, dan biasakan menulis alasan.
Setiap sesi cukup 15 sampai 20 menit. Setelah menjawab, baca pembahasan dan catat jenis kesalahannya, bukan hanya skornya.
Latihan Numerasi Gaya AKM di Analogis
Analogis adalah aplikasi belajar matematika SMP dan SMA untuk Android. Di dalamnya ada bab Latihan Numerasi AKM untuk kelas 7, 8, dan 9:
- Empat pelajaran per kelas: bilangan, aljabar, geometri, dan data.
- Setiap pelajaran diawali satu stimulus, berupa tabel, diagram, atau gambar, lalu diikuti beberapa soal bertahap dari mudah ke menantang.
- Konteks sehari-hari, misalnya memori ponsel, paket internet, atap rumah, dan tinggi badan siswa di kelas 8.
- Langsung dikoreksi dan dibahas langkah demi langkah, jadi kesalahan bisa dipahami saat itu juga.
- Terkait materi bab lain. Soal numerasi memakai konsep yang sudah dipelajari di bab reguler, seperti pangkat, fungsi, Pythagoras, dan statistika untuk kelas 8.
Soal di Analogis adalah soal latihan buatan sendiri bergaya AKM, bukan soal asli dari penyelenggara asesmen. Analogis tidak menampilkan iklan dan tidak memakai alat pelacak atau analitik. Datanya hanya untuk menyimpan progres belajar, dan akun bisa dihapus kapan saja dari menu Profil. Rinciannya ada di kebijakan privasi Analogis.
Coba Latihan AKM Sekarang
Buka Analogis, pilih kelasmu, lalu masuk ke menu Latihan AKM. Kamu bisa mencoba lewat akun tamu tanpa mendaftar, dan menyimpan progres dengan akun Google kapan saja.
Lihat juga halaman Analogis untuk fitur lengkapnya. Punya saran atau menemukan soal yang janggal? Hubungi saya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa bedanya soal AKM dengan soal ulangan biasa? Soal AKM memakai stimulus (tabel, diagram, cerita) dan meminta siswa memilih sendiri konsep yang tepat. Ulangan biasa umumnya menguji satu bab yang baru diajarkan.
Apakah perlu menghafal banyak rumus untuk numerasi? Rumus dasar tetap dibutuhkan, tetapi kunci utamanya adalah membaca informasi dengan teliti dan bernalar.
Apakah Analogis menyediakan soal AKM asli? Tidak. Soalnya orisinal dan bergaya AKM untuk latihan.
Untuk kelas berapa latihan AKM di Analogis? Kelas 7, 8, dan 9 SMP.
Bagaimana kabar pelaksanaan asesmen terbaru di sekolah? Informasi pelaksanaan asesmen berubah dari waktu ke waktu. Tanyakan ke guru atau sekolah untuk jadwal dan ketentuan yang berlaku.
Apakah gratis dan ada iklan? Gratis dan tanpa iklan.
Apakah tersedia untuk iPhone? Saat ini Analogis tersedia untuk Android.